Thursday, August 04, 2011

Suara yang Paling Indah

Seorang tua yang tak berpendidikan tengah mengunjungi suatu kota besar untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dibesarkan di sebuah dusun di pegunungan yang terpencil, bekerja keras membesarkan anak-anaknya, dan kini sedang menikmati kunjungan perdananya ke rumah anak-anaknya yang modern.

Suatu hari, sewaktu dibawa berkeliling kota, orang tua itu mendengar suara yang menyakitkan telinga. Belum pernah dia mendengar suara yang begitu tidak enak didengar di dusunnya yang sunyi. Dia bersikeras mencari sumber bunyi tersebut. Dia mengikuti sumber suara sumbang itu, dan tiba di sebuah ruangan di belakang sebuah rumah, di mana seorang anak kecil sedang belajar bermain biola.

Saat dia mengetahui dari putranya bahwa itulah yang dinamakan "biola", dia memutuskan untuk tidak akan pernah mau lagi mendengar suara yang mengerikan tersebut.

Hari berikutnya, di bagian lain kota, orang tua ini mendengar sebuah suara yang seolah mebelai-belai telinga tuanya. Belum pernah dia mendengar melodi yang begitu indah di lembah gunungnya, dia pun mencoba mencari sumber suara tersebut. Ketika sampai ke sumbernya, dia tiba di ruangan depan sebuah rumah, di mana seorang perempuan tua, seorang maestro, sedang memainkan sebuah sonata dengan biolanya.

Seketika, si orang tua ini menyadari kekeliruannya. Suara tidak mengenakkan yang didengarnya kemarin bukanlah kesalahan dari biola, bukan pula salah sang anak. Itu hanyalah proses belajar seorang anak yang belum bisa memainkan biolanya dengan baik.

Dengan kebijaksanaan polosnya, orang tua itu berpikir mungkin demikian pula halnya dengan agama. Sewaktu kita bertemu dengan seseorang yang menggebu-gebu terhadap kepercayaannya, tidaklah benar untuk menyalahkan agamanya. Itu hanyalah proses belajar seorang pemula yang belum bisa memainkan agamanya dengan baik. Sewaktu kita bertemu dengan seorang bijak, seorang maestro agamanya, itu merupakan pertemuan indah yang menginspirasi kita selama bertahun-tahun, apapun kepercayaan mereka.

Namun ini bukanlah akhir dari cerita.

Hari ketiga, di bagian lain kota, si orang tua mendengar suara lain yang bahkan melebihi kemerduan dan kejernihan suara sang maestro biola. Menurut Anda, suara apakah itu?

Melebihi indahnya suara aliran air pegunungan pada musim semi, melebihi indahnya suara angin musim gugur di sebuah hutan, melebihi merdunya suara burung-burung pegunungan yang berkicau setelah hujan lebat. Bahkan melebihi keindahan hening pegunungan sunyi pada suatu malam musim salju. Suara apakah gerangan yang telah menggerakkan hati si orang tua melebihi apapun itu?

Itu suara sebuah orkestra besar yang memainkan sebuah simfoni.

Bagi si orang tua, alasan mengapa itulah suara terindah di dunia adalah, pertama, setiap anggota orkestra merupakan maestro alat musiknya masing-masing; dan kedua, mereka telah belajar lebih jauh lagi untuk bisa bermain bersama-sama dalam suatu harmoni.

"Mungkin ini sama halnya dengan agama," pikir si orang tua, seyogianya kita semua mempelajari hakikat kelembutan agama kita melalui pelajaran-pelajaran kehidupan. Seyogianya kita semua menjadi maestro cinta kasih di dalam agama masing-masing. Lalu, setelah mempelajari agama kita dengan baik, lebih jauh lagi, seyogianya kita belajar untuk bermain, seperti halnya para anggota sebuah orkestra, bersama-sama dengan penganut agama lain dalam sebuah harmoni!"

Itulah suara yang paling indah.


From the book "Illuminata - Be Good Be Happy Be Mindful" written by Handaka Vijjananda.

Fresh Milk Vs Formula Milk

I have been trying to do research on which of these two I should get my kids to drink. I know that in some countries especially in the Western, formula milk is not popular to toddler and only commonly given to babies under 12 month old. I live in Indonesia, and on the contrary formula milk is commonly given to toddlers up to age 5 or 6.

It is not that hard to find articles or readings on the net about this topic, but to find a credible one is kinda hard. The best that I can find is Transitioning to Whole Milk or Toddler Formula. I believe it is right that formula milk is not essential and as important as the advertisement or as the company suggested. I once asked my kids' pediatrician if breast milk is enough for my baby during his second year (age 12-24 months), and he said it is enough and formula milk is not essential. He also suggested that a cup of yogurt or a slice of cheese can substitute.

All the expert are suggesting that the formula milk is not needed because the kids are supposedly eating a solid and healthy food already. What if my kids aren't eating the right food yet that they aren't getting enough nutrients, vitamins, etc.?

Still cannot decide but I guess I have to come up with something soon :)

Wednesday, August 03, 2011

What Happened the Year You Were Born?


In 1983, A Movie Ticket Cost $3.15



Ronald Reagan is president of the US

Sally Ride becomes the first American woman to travel in space

Marines are killed when a TNT laden suicide terrorists blows up Marine headquarters at Beirut International Airport

US Marines and Rangers invade the island of Grenada and evacuate hundreds of US citizens

The Soviets shoot down Korean Airlines flight 007

The Internet Domain Name System was invented by Paul Mockapetris

Ronald Wilson Reagan signs a bill creating Martin Luther King Day

Baltimore Orioles win the World Series

Washington Redskins win Superbowl XVII

New York Islanders win the Stanley Cup

Return of the Jedi is the top grossing film

"Every Breath You Take" by The Police spends the most time at the top of US charts

The A-Team and Webster premiere

Monday, August 01, 2011

Feeling Guilty?

I am a full time mommy with 2 kids age 18 months and 3 year old. I constantly taking care of the babies since I wake up in the morning until the time they go to bed. Though doing this is fun and one of the thing I wouldn't miss for the world, I have to say that this job is really tiring. Motherhood is draining my energy even with help from my husband and my parents.

It actually got me thinking, do you feel guilty when you are tired of the motherhood?

Sometimes I feel bad when I really would like someone to watch my kids. Most of the times it's merely just a wish and I ended taking care of them myself. But I am grateful I have a family that supports me with their help and understanding.

At the end of the day, I guess being tired of motherhood once in a while not entirely wrong. People has their limits doesn't matter what they are doing. Motherhood takes 100% of your energy and it's a 24/7 job without holiday or leave.

Guilty or not guilty, I know I love my kids very much above anything in this world and I would do anything possible for them.

Sunday, July 31, 2011

What Age Do You Act?


You are a twenty-something at heart. You feel like an adult, and you're optimistic about life.
You feel excited about what's to come... love, work, and new experiences.

You're still figuring out your place in the world and how you want your life to shape up.
The world is full of possibilities, and you can't wait to explore many of them.


Note: It's exactly my real age :D

Saturday, July 30, 2011

What Japanese Goddess are You?

You are Kishijo-ten

Kishijo-ten is the goddess of luck and beauty, and is also the patroness of song and dance and the protector of the geishas.



Friday, July 29, 2011

Garlic Cheese Bread

Friday is the only weekday of when I don't have to be busy getting Clarissa ready to school. No waking up early, no preparing lunch box. But I like to spend the free time to cook breakfast, probably a little more delicate cooking which requires a bit of extra time.

I thought of the leftover loaf of bread and decided to try on making garlic cheese bread from scratch though my oven is still broken. I got creative and use normal pan, cover it and use low heat. It turned out good, but I had to watch the steam and wipe it every time so the bread stayed dry.

I also made spaghetti bolognese as the main dish because it is one of the kid's favourite food. They are happy and mommy's happy. :)

Tuesday, July 26, 2011

Jelajah Pecinan Jakarta

Ikatan Pemuda Indonesia Tionghoa bekerjasama dengan komunitas Love Our Heritage akan menyelenggarakan acara "Jelajah Pecinan Jakarta" pada Sabtu, 30 Juli 2011 Pkl.08.00 - selesai, dengan rute :
TPU Petamburan
Musoleum O.G.Khouw (Makam termegah di Indonesia pada pertengahan abad 20)
Rumah Papan Arwah
SMP 22
Lo Pan Bio
Gloria
Toko Tiga
Tan Seng Ong Bio
Patekoan
Gedung Tiong Hoa Hwee Koan atau SMA Cap Kauw (19)
Rumah Keluarga Souw
Lam Tjeng Tee Koen Bio
Toko Obat Lay An Tong
SMP 32
Rumah Pasar Gelap
Pintu Kecil

Tempat berkumpul di TPU Petamburan Pkl.08.00, dengan biaya Rp.45.000/orang. Biaya ini termasuk :
- Snack
- ID Card
- Sinopsis
- Minum
- Transport
- Ijin masuk
- Guide

Untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini atau mengetahui informasi lebih detail, silahkan menghubungi Wilson di 082177003008. Informasi mengenai cara pembayaran akan di beritahukan selanjutnya.

Mohon bantuan teman-teman untuk menyebarkan informasi ini. Terimakasih atas kerjasamanya.

Regards,
Diyah Wara
(Ketua Bidang Budaya & Pengabdian Masyarakat DPP IPTI)